Goa Kreo Semarang, Cuci Mata dan Bertemu Sudara

Rasanya memang belum lengkap jika berkunjung ke Semarang tetapi belum mengunjungi Lawang Sewu dan Sam Poo Kong, dua tempat iconic di Semarang. Eits, tapi rasanya juga belum asyik kalau ke Semarang tetapi belum ke Goa Kreo!

Lokasinya sekitar 20 menit dari pusat kota Semarang, tepatnya di daerah Gunungpati Desa Kandri. Sepanjang perjalanan menuju ke Goa Kreo, kita akan menjumpai persawahan hijau dan banyaknya pohon rindang yang sejuk, pemandangan pembuka yang manis sebelum bertemu kera-kera. Cukup merogoh kocek Rp15.000 dan parkir motor Rp3.000, maka kita sudah bisa berjumpa dengan ratusan kera (lucu dan ganas). Konon, awal mulanya monyet ini hanya berjumlah 4 ekor, kemudian beranak-cucu hingga sekarang jumlahnya sudah tidak terhingga.

Sejarah goa kreo pada mulanya berasal dari cerita Sunan Kalijaga yang ingin mengambil kayu jati untuk membangun masjid demak. Karena proses pengambilan kayu tersebut tidak mudah, Sunan Kalijaga diharuskan untuk bermalam. Selama bermalam, sunan kalijaga dijaga oleh 4 ekor kera. Keesokan harinya ketika Sunan Kalijaga selesai mengambil kayu dan hendak melanjutkan perjalanan, keempat kera tersebut ingin ikut, tetapi Sunan Kalijaga meminta kera-kera tersebut untuk tetap disana dan menjaga daerah tersebut. Dari keempat kera tadi, kemudian beranak cuculah hingga sekarang menjadi puluhan bahkan ratusan.

Wisata goa kreo menawarkan pemandangan sejuk dari perpohonan hijau dan waduk jatibarang yang luas sejauh mata memandang. Menyusuri anak tangga dan jembatan sembari memberi kacang monyet-monyet yang berkeliaran. Serius, liar. Tetapi tenang, monyet tidak akan sampai menggigit, hanya sekadar mengikuti hihi. Kita bisa membeli kacang di warung-warung kecil, harganya pun mulai dari Rp5.000

Diujung jalan, terdapat goa landak yang cukup dijadikan tempat berfoto (tidak perlu masuk, tetapi kalau penasaran ya tidak apa-apa). Selesai jalan-jalan dan memberi makan kera, kita juga bisa menikmati makanan diwarung kecil-kecil. Oya, jangan harap bisa berfoto bersama kera ya. Karena disini kera-kera tersebut dibiarkan bebas berkeliaran tanpa ada yang menjaga.

Asyik banget kalau sore-sore main ke Goa Kreo, ngobrol santai bersama teman (dan kera) dengan pemandangan waduk jatibarang (dan juga pasti kera) dan angin sepoy-sepoy.

Yuk main ke goa kreo dan rasakan duniamu dikelilingi kera!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: