Tanpa (melibatkan) Rasa

Ada beberapa kegiatan atau pun tindakan yang dapat kita lakukan tanpa harus melibatkan perasaan. Tanpa merasa bahagia, merasa terbebani, apalagi melakukan dengan perasaan kasih sayang. Cukup lakukan dengan tambahan sedikit senyuman. Biasanya, hal hal tersebut cukup mampu untuk menyenangkan seseorang tanpa kita harus melibatkan perasaan.

Terdengar hambar, tetapi ya memang seperti itu kehidupan. Tidak melulu semua harus dengan perasaan. Beberapa cukup dinikmati dan dianggap sebagai permainan, pelengkap keseharian.

Repot urusan jika sesuatu harus dengan rasa, yang terkadang disangkut pautkan dengan sebuah tanggung jawab. Bukan sebatas perihal cinta ya, tetapi juga rasa bahagia-saling membahagiakan, rasa berkorban-dikecawakan, juga perasaan-perasaan lain.

Bagi wanita hal ini terdengar tidak mudah, terlebih wanita yang sering diagung-agungkan dengan perasaannya yang selalu menjadi landasan dalam tiap pikir, kata, dan perbuatan. Bagi lelaki? Mungkin hal ini sudah menjadi satu hal kebiasaan.

Jadi tak apa bukan jika saya sebagai wanita melakukan a,b,c,d kepada lelaki tanpa sebuah perasaan?

ah, terlalu diskriminatif kamu,

Tetapi 4 paragraf diatas ada syarat dan ketentuan, yaitu jika kegiatan/tindakan tersebut tidak dilakukan berulang kali. Karena sesuatu yang berulang dan menimbulkan kebiasaan, seringnya menciptakan rasa nyaman atau bahkan bosan.

p.s

Ditulis setelah hampir dua minggu melakukan sesuatu tanpa perasaan, hambar, kosong, tetapi juga terasa tidak ada beban.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: