April

"Emang kamu nggak takut Sar?" Dinda bertanya dengan wajah ibanya setelah aku bercerita panjang lebar "Emang gitu Din, namanya juga hidup" Aku membalas seadanya, membuang wajah dari raut khawatir Dinda pada jendela. Diluar hujan, tidak ada matahari yang bersinar meski jarum jam menunjuk angka 1. Memang sudah akhir-akhir ini kotaku di guyur hujan deras tiap … Lanjutkan membaca April

Terlambat

Sarah berlari menuruni tangga dengan tergesa gesa, dilihatnya jarum jam yang bergerak begitu cepat melewati angka 6. Napasnya terengah, keringatnya bercucuran, jantungnya berdegup, berlomba dengan tiap detik yang terlewat. Ia berhenti didepan ruang B.104.  jinjint, mengintip seisi kelas. SIAL , umpatnya ketika tau bahwa dose sudah datang "Telat lagi ya?" Suara itu terdengar, lagi, tiap … Lanjutkan membaca Terlambat