1001 Cahaya Ramadhan di Tambak Lorok #2

Rasanya tentu tidak mudah bagaimana harus menulis kisah yang terjadi sudah hampir 2 tahun yang lalu. Iya, sudah 2 tahun yang lalu ternyata. Waktu berjalan begitu cepat akibat berbagai kesibukan yang silih berganti hadir. Tapi tidak apa, mengenang kisah penuh cinta satu ini membuat saya selalu tersenyum-senyum ketika mengingatnya. Saya ingat betul, sungguh masih ingat … Lanjutkan membaca 1001 Cahaya Ramadhan di Tambak Lorok #2

Cuitan Gantung

Tidak Menunda Saya bukan tipe orang yang suka menunda untuk melakukan sesuatu yang bersifat pengalaman. Saya selalu mengusahakan menonton konser saat ini meski tahun depan akan ada lagi, mengusahakan mengunjungi tempat wisata meski esok masih bisa, mengupayakan bertemu saat ini meski besok bisa. Karena kita tidak akan pernah tau, apakah besok keadaannya masih sama seperti … Lanjutkan membaca Cuitan Gantung

Tentang Kesedihan

Kadang suka capek kalau harus terus bersemangat, menyemangati, share happines, keep smile, dan segala positiv vibes lainnya. Tapi sekali sedih, sekalinya pengen berbagi kekecewaan, cerita, atau mengeluh, suka takut banget orang-orang disekitar nggak bisa nerima. Takut banget mereka kecewa sama diri saya walau pun sebenarnya saya juga tau itu adalah bagian dari menyeleksi mana yang … Lanjutkan membaca Tentang Kesedihan

BARU

Ada banyak hal baru yang kemudian saya lalui pada awal tahun 2020, kos baru, teman-teman sepermainan baru, pola belajar baru, sampai yang tidak kalah penting adalah organisasi baru. Beradaptasi adalah hal yang menantang sekaligus menyenangkan. Awal semester ini saya pindah kos, tidak jauh dari kos lama. Jika dulu Gondang Barat V, kali ini saya pindah … Lanjutkan membaca BARU

Busy

yang membunuh luka adalah waktu dan kesibukan yang menghilangkan kekhawatiran adalah waktu dan kesibukan yang menghapus rindu adalah waktu dan kesibukan jika kita tidak bisa mengatur bagaimana waktu bekerja, mari kita menyibukkan diri. Selamat kembali menatap berbagai rutinitas tanpa henti untuk sebuah kesibukan.

Catatan 2019 (3/3)

Tentang saya, yang percaya bahwa berbagai kesibukan dapat meminimalisir kesedihan dan kekhawatiran. Kesibukkan yang kata sebagian besar orang adalah kunci melupakan. Dan benar, 2019 saya sibuk. Akibatnya? Saya melupakan segala kekhawatiran kekhawatiran saya. Kekhawatiran yang sebenarnya jika di telusuri lebih dalam dan jauh diperhatikan, akan berubah menjadi kejelasan yang tidak mengkhawatirkan. Dan inilah list kegiatan … Lanjutkan membaca Catatan 2019 (3/3)

Catatan 2019 (2/3)

Untuk orang terdekat saya, yang nasihatnya tidak pernah saya lupakan "kalau mama marah, udah dengerin aja,nggak usah dijawab". Tahun 2019 adalah tahun perjuangan. Diawal tahun nenek saya jatuh sakit. 2x rawat inap yang berakhir dengan demensia dan gangguan otak. Ini adalah tamparan keras bagi saya yang bahkan membuat saya menangis pun sulit. Nenek saya lupa … Lanjutkan membaca Catatan 2019 (2/3)